Ngaku Anggota Pemuda Muhammadiyah Dan Hina KH Maimun Zubair, Pemuda Asal Donomulyo Diperiksa Polisi

Ngaku Anggota Pemuda Muhammadiyah Dan Hina KH Maimun Zubair, Pemuda Asal Donomulyo Diperiksa Polisi

10 Agu 2019, 12.00

Foto : Daffa (berkopyah biru) saat klarifikasi dikantor NU Kota Malang
MALANGSATU.ID - Hina almarhum KH. Maimun Zubair dan mengaku sebagai orang Muhammadiyah di akun Facebook, Seorang pemuda asal Dusun Krajan, Kedungaalam, Donomulyo, Kabupaten Malang, yang bernama Fulvian Daffa Umarella Wafi (20), harus berurusan dengan polisi.

Karena unggahannya di Facebook yang menampilkan ujaran kebencian terkait wafatnya almarhum KH Maimun Zubair dalam postingan yang diunggah pada 7 Agustus di akun Facebook yang mengatasnamakan Ahmad Husein dan mengaku dari orang Muhammadiyah.
Baca juga : 


Karena postingan tersebut, Santri Malang Raya melaporkan ke Polres Malang Kota, dansebelumnya Daffa langsung digiring ke kantor PCNU Kota Malang untuk klarifkasi soal postingannya itu pada Jumat 9/8/2019 malam.

Dikantor PC NU Kota Malang, Daffa kemudian memberikan pernyataan sekaligus minta maaf di hadapan pengurus NU dan perwakilan PD Pemuda Muhammadiyah Kota Malang serta anggota Polres Malang Kota.

“Saya tidak bermaksud mencatut nama Pemuda Muhammadiyah, saya ketika posting tersebut dalam keadaan kalut, saya pribadi menyampaikan permintaan maaf,” ujarnya.
Foto : Daffa saat menanda tangani surat pernyataan di saksikan Banser dan Kokam
Meski sudah meminta maaf, malam itu juga Daffa di bawa ke Polres Malang Kota untuk menjalani pemeriksaan.

Kasat Reskrim Polres Malang Kota AKP Komang Yogi Arya, mengatakan, belum bisa memutuskan apakah Daffa bisa menjadi tersangka. Hal itu dikarenakan pemeriksaan masih berjalan.

“Ada dugaan pasal KUHP dan ITE dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun. Terkait nama akun yang digunakan juga masih kami dalami. Kami harus matangkan proses penyelidikan,” ujarnya, Sabtu 10/8/2019.

Kasus ini pun menjadi perhatian karena menyeret NU dan Muhammadiyah. Apalagi Daffa bukan sama sekali orang Muhammadiyah.

Edy Rudiyanto, Sekretaris Pemuda Muhammadiyah Kota Malang,  menegaskan, bahwa Daffa sama sekali tidak terdaftar sebagai anggota Muhammadiyah.

Edy berharap kasus ini dengan bijak diselesaikan bersama aparat penegak hukum.

“Namun kami mendorong proses hukum yang sudah ada,” pungkasnya. (*)

TerPopuler