Pemkab Malang Genjot Program Inovasi Desa, Wujudkan Desa Mandiri

Pemkab Malang Genjot Program Inovasi Desa, Wujudkan Desa Mandiri

10 Agu 2019, 13.30
Foto : Pembukaan BID 2019, Dipendopo Kab Malang
MALANGSATU.ID - Program inovasi desa terus di genjot oleh pemkab Malang,  setidaknya sampai tahun 2018 lalu tercatat sudah ada puluhan inovasi yang tersebar di beberapa desa yang ada di Kabupaten Malang. Target pada tahun 2019 hingga 100 desa yang melaksanakan program inovasi desa.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Malang, Suwadji mengatakan, bahwa pada tahun 2019 ini targetnya ada 100 desa, yang berarti ada kenaikan sekitar 50 persen dari tahun 2018.
Baca juga :


”Tahun 2018 sudah ada 62 inovasi desa yang tersebar di 33 kecamatan. Sedangkan di tahun 2019 ini, targetnya minimal bisa meningkat sekitar 50 persen dari tahun lalu. Setidaknya ada 100 desa lebih lah yang sudah memiliki dan mengembangkan program inovasi desa,” ujarnya, Sabtu 10/8/2019.

Suwaji menambahkan, bahwa program inovasi desa ini bertujuan untuk peningkatan kualitas terutama di sektor pengelolaan Dana Desa (DD). Dimana program inovasi desa ini sendiri, sudah berjalan sejak 3 tahun lalu.

”Pada tiga tahun pertama, program inovasi desa masih dibiayai oleh pemerintah pusat yakni melalui Kemendes (Kementrian Desa). Nantinya di tahun depan (2020) inovasi desa diharapkan bisa dibiayai melalui APBDes masing-masing, terutama melalui alokasi Dana Desa,” jelasnya.

Suwaji menyampaikan, terkait dengan besaran anggaran Dana Desa yang bakal dialirkan untuk inovasi Desa, masih menunggu petunjuk teknis dari Kemendes.

”Besaran alokasi dana  untuk inovasi desa ini masih menunggu keputusan pusat, berapa prosentasenya juga masih belum ditentukan. Untuk sementara dana inovasi desa yang ada bakal di-cover sementara oleh Kemendes sebelum nantinya benar-benar bisa mandiri,” jelasnya

Lebih lanjut, Suwaji mengatakan, bahwa  pemerintah Kabupaten Malang sedang gencar melaksanakan berbagai upaya guna mewujudkan kemandirian desa. Salah satunya melalui Bursa Inovasi Desa (BID).

”Tahun ini Bursa Inovasi Desa dibagi menjadi 4 cluster (gugus/kelompok), harapannya para peserta bisa mendapat inspirasi atau bahkan meniru inovasi yang sudah ada di desa lain untuk diterapkan di desa masing-masing peserta,” ungkapnya

Perlu di ketahui bahwa pelaksanaan BID 2019 cluster pertama diadakan pada tanggal 8 Agustus lalu. Dilaksanakan di KOP Sae Pujon tersebut, dihadiri oleh 252 peserta dari 9 Kecamatan. Kecamatan tersebeut diantaranya meliputi wilayah Singosari, Pujon, Wagir, dan beberapa kecamatan lainnya.

Sedangkan untuk cluster 2 rencananya bakal diadakan pada hari Selasa 13/8/2019, di daerah Pasar Bululawang. Dalam agenda ini nantinya juga bakal dihadiri oleh ratusan peserta dari beberapa kecamatan. Diantaranya Kecamatan Bululawang, Tumpang, dan sekitarnya.

Sementara, untuk cluster 3 dan 4 serentak diadakan hari ini, Sabtu 10/8/2019. Dimana pada cluster 4 diselenggarakan di wilayah Kecamatan Turen. Selain Kecamatan Turen itu sendiri, beberapa peserta dari Kecamatan Gedangan, Pagelaran, dan Bantur juga turut menghadiri agenda tersebut.

Untuk cluster 3 diadakan di Pendapa Kabupaten Malang, yang berlokasi di Kecamatan Kepanjen yang diikuti sekitar 379 peserta dari 10 kecamatan yang meliputi Kecamatan Kalipare, Sumberpucung, Kromengan, Kepanjen, Wonosari, Ngajum, Pakisaji, Pagak, Gondanglegi, dan Donomulyo. (*)

TerPopuler