Santri Malang Raya Laporkan Dua Akun Facebook Yang Hina KH Maimun Zubair

Santri Malang Raya Laporkan Dua Akun Facebook Yang Hina KH Maimun Zubair

9 Agu 2019, 21.00
Foto : Santri Malang Raya
MALANGSATU.ID - Santri Malang Raya melaporkan dua akun facebook karena dianggap menghina almarhum KH Maimun Zubair atau Mbah Moen. Mereka menuntut pelaku diadili sesuai undang-undang yang berlaku.

Santri Malang Raya melaporkan kedua akun FB tersebut ke Polres Malang Kota, laporan ini ditandatangani Ketua GP Ansor Kota Malang Nur Junaedi Amin, Komandan Satkorcab Banser Sarbini, Ketua Barisan Gus Dur Dimas Lokajaya, dan Ketua Aswaja Malang Raya Isa La Tansaa.
Baca juga : 


Mereka meminta kepada aparat kepolisian untuk menindaklanjuti laporan tersebut, dengan mengadili pelaku sesuai undang-undang yang berlaku.

Ketua GP Anshor Kota Malang H Nur Junaedi Amin kepada wartawan mengatakan, bahwa dirinya berharap penanganan ini dapat menjadi pelajaran bagi pelaku ujaran kebencian yang dapat menimbulkan isu SARA dan bertentangan dengan Undang-Undang ITE.

"Kami ingin pelaku diproses menurut undang-undang yang berlaku. Agar hal ini bisa menjadi pelajaran bagi pelaku yang melakukan tindakan ujaran kebencian. Karena bisa menimbulkan SARA dan tentunya melanggar Undang-Undang ITE," ujarnya.

Akun pertama yang dilaporkan ke Polres Malang Kota atas nama akun Fulfian.Daffa.3. AKun ini yang memposting kalimat tak pantas untuk almarhum KH Maimun Zubair.

"Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas kematian si mumun zibair, alhamdulillah populasi NU berkurang, saya orang Muhammadiyah, gak ada gunanya saya berduka atas kematian orang NU," tulis Fulfian seperti yang tertera dalam laporan ke polisi, Jumat 9/8/2019.

Sementara akun fb kedua adalah atas nama akun Ghozali Khalid. Akun ini mengunggah gambar yang dianggap melecehkan Barisan Anshor Serba Guna (Banser).

"Agar kamu tahu kemunafikan NU," tulis akun tersebut.

Kasubbag Humas Polres Malang Kota Ipda Ni Made Seruni Marhaeni, membenarkan adanya laporan dari Santri Malang Raya tentang ujaran kebencian terhadap almarhum KH Maimun Zubair.

"Ada dua akun facebook yang dilaporkan oleh Santri Malang Raya tentang ujaran kebencian terhadap Almarhum KH Maimun Zubair," pungkasnya. (*)

TerPopuler