Hari Kedua Pendaftaran Cabup-Cawabup, Kantor PDI Perjuangan Di Datangi Dua Pendaftar

Hari Kedua Pendaftaran Cabup-Cawabup, Kantor PDI Perjuangan Di Datangi Dua Pendaftar

6 Sep 2019, 13.30
Foto : Wahyu Eko Setiawan, mengambil formulir dikantor pdip kepanjen
MALANGSATU.ID - Hari kedua pendaftaran cabup-cawabup PDI Perjuangan kembali menerima dua pendaftar yang mengambil formulir pendaftaran.

Hadir dikantor PDI Perjuangan Kabupaten Malang Pengusaha asal Malang, Wiebie Dwi Andriyas, mendaftar bakal calon Bupati Malang 2020 melalui PDI Perjuangan Kabupaten Malang, Jumat 6/9/2019.

Wiebie datang ke kantor ke kantor PDIP di Kepanjen sendirian sekitar pukul 09.30. Kemudian disambut petugas partai berlambang banteng itu.
Pengusaha NZR Group itu sempat bertanya berkas apa saja yang harus ke pengurus PDI Perjuangan.

Wiebie yang juga masih menjabat Ketua Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kota Malang mengatakan, bahwa dirinya adalah putra daerah.

“Saya putra daerah. Tentunya apa yang sudah baik di Kabupaten Malang, saya punya visi untuk semakin meningkatkannya, baik itu pariwisata, pendidikan, ekonomi dan pengembangan desa," ujarnya.
Foto : Wiebie saat dikantor pdip kab malang

Satu jam kemudian, sekitar pukul 10.30, kantor PDI Perjuangan Kabupaten Malang kembali didatangi pendaftar lain, yakni Wahyu Eko Setiawan.

Wahyu mengatakan, bahwa awalnya berniat mencalonkan diri lewat jalur independen. Namun, anak tukang tambal ban ini akhirnya memilih PDI Perjuangan sebagai kendaraan politiknya.

"Saya mendaftar sebagai calon Bupati Malang. Awalnya saya mau maju lewat jalur independen,  tapi saya kurang memenuhi dukungan pengumpulan KTP. Saya tak bisa penuhi syarat pengumpulan 140 ribu KTP. Mau nggak mau ya akhirnya harus menggunakan kendaraan partai," ujarnya.

Wahyu menyampaikan bahwa tujuannya maju sebagai Bupati Malang  ingin Pemerintah Kabupaten Malang bebas dari praktik korupsi.

"Sebagai kader PDIP, pemimpin harus memiliki semangat nasionalisme dan antikorupsi," pungkasnya. (*)

TerPopuler