Bertajuk Ngopi Bareng, Gagas Pembangunan Bertumpu Rukun Tetangga

Bertajuk Ngopi Bareng, Gagas Pembangunan Bertumpu Rukun Tetangga

14 Jan 2020, 14.28
Foto : Ngopi bareng petani dan pedagang kopi di cafe punden Gondanglegi
MALANGSATU.ID - Ngopi bareng petani kopi yang digelar di cafe punden Gondanglegi oleh petani dan Pedagang kopi beberapa waktu menjadi ajang diskusi yang gayeng, menyoal berbagai masalah terkait dengan petani dan pedagang kopi serta beberapa persoalan pembangunan.

Ngopi bareng petani dan pedagang kopi  ini diinisiasi oleh Cak Robith, salah satu pedagang kopi Gondanglegi.

Kegiatan dibuka dengan mengirim doa pada Almaghfurlah KH.Mustofa Zein, tokoh NU Kab Malang, yang rumahnya sisi depannya disulap menjafi Cafe tempat diskusi ini.

Dalam diskusi tersebut, Rusli petani dari Turen, mempertanyakan kenapa program-program pemerintah.

"Kami seringkali tidak mendapat sosialisasi yang baik dari kebijakan-kebijakan pembangunan di daerah kami, dalam pengurusan sesuatu kadang kurang jelas standarnya, antara yang disosialisasikan dan kenyataannya" ujarnya.

Hasan Abadi, Rektor Unira Malang yang diundang sebagai pemantik diskusi mengatakan dalam perencanaan dan pembangunan masyarakat ditingkat akar rumput harus dilibatkan.

"Bila selama ini masyarakat bawah hanya menjadi obyek pembangunan, maka ke depan tidak boleh terjadi lagi, masyarakat akar rumput harus menjadi subyek dan obyek pembangunan sekaligus, pelibatan masyarakat dalam perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan pembangunan adalah sebuah keharusan" jelasnya.

Hasan Abadi melanjutkan, saat ini perlu pembangunan yang menjadikan masyarakat sebagai tumpuan pembangunan.

"Kami menggagas pembangunan yang bertumpu atau berbasis pada Rukun Tetangga, ini untuk meningkatkan daya ungkit supaya problematika kemiskinan cepat teratasi di Kabupaten Malang, karena pembangunan langsung bisa dirasakan masyarakat di akar rumput". Tandas Hasan Abadi, yang namanya masuk bursa pilkada kabupaten Malang tahun 2020 ini.

Kegiatan ini diakhiri dengan dukungan dan doa masyarakat pedagang dan petani Kabupaten Malang, kepada Hasan Abadi untuk mendapat rekom dan running dalam pilkada Kabupaten Malang 2020. (*)

TerPopuler